sangiang

Seperti kita ketahui bersama bahwa Desa Sangiang mempunyai ODTWA ( Obyek Daya Tarik Wisata Alam ) Situ Sangiang yang merupakan andalan potensi wisata kabupaten Majalengka. Disamping alamnya yang indah Flora dan Fauna nya pun masih terjaga kelestariannya. Banyak para wisatawan baik Domestik maupun Mancanegara yang sengaja melakukan rekreasi ke Obyek Wisata Situ Sangiang. Dissamping itu banyak pula yang melakukan ziarah ke Makam Sunan Parung Talaga Manggung, yang kebetulan lokasinya berada di wilayah Situ Sangiang. Selain itu di desa sangiang sarat dengan potensi budaya yang sudah berakar turun – temurun dari para leluhurnya.

Mengingat Budaya adalah ciri dari suatu Bangsa, manakala manusia sudah tidak peduli lagi dengan Adat Budayanya itu berarti mereka sudah melupakan identitas dirinya. Dewasa ini masyarakat banyak yang sudah tidak perduli lagi dengan budaya leluhurnya, berangkat dari pemikiran itu kami masyarakat desa Sangiang merasa terpanggil untuk tetap Eksist melestarikan Adat dan Budaya yang berada dilingkungan desa Sangiang, sebagai manipestasi wujud nyata dari kepedulian kami terhadap Adat dan Budaya salah satunya adalah upacara Adat “Pareresan”

acara Pareresan Tahun 2015  kali ini diselenggarakan oleh Panitia Pesta Panen Pareresan Desa Sangiang yang bekerjasama dengan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Majalengka serta para donatur dan simpatisan yang mendapat suport penuh dari semua warga desanya .

Acara bakal berlangsung 6 hari dari tgl 6 s/d 11 Mei 2015 yg bakal di awali dg 3 hari pameran Batu Akik dan 3 hari 3 malam selanjutnya bakal di isi dg:

1.Wayang Golek.
2. Organ Plus 2 hari.
3. Tabligh Akbar 2 malam
4. Upacara adat di situ Sangiang dan makam keramat Sunan Parung Talaga Manggung
5. Volly Ball Putri
6. Adventure (Trabas)
7. Pencak silat
8. Gerak jalan santai
9. Aneka permainan Rakyat Lainnya

Kegiatan Pareresan  ini adalah Ungkapan Rasa Syukur Masyarakat Desa Sangiang Kepada Allah SWT atas selesainya panen Raya Hasil Bumi setiap satu tahun sekali menjelang musin Kemarau, sebab hanya pada musim hujan masyarakat Desa Sangiang Bercocok Tanam.

pareresan.2

Acara Pareresan akan diawali dengan berziarah kemakam Sunan Parung Talaga Manggung yang merupakan leluhur masyarakat Desa Sangiang biasanya masyarakat akan  berbondong-bondong berziarah sambil membawa sebagian Hasil Bumi dan Tumpeng untuk dimakan pada acara makan bersama dan memberi makan ikan, setelah itu dilanjutkan dengan memotong hewan Kurban sebagai lauk pauk pada acara makan bersama tadi, setelah selesai makan bersama dilanjutkan dengan berjalan kaki ( Karnaval ) menuju ke Pusat Desa untuk menyaksikan hiburan yang telah dipersiapkan oleh panitia pareresan.

sumber : sangiang.desamajalengka.or.id

Share Button