Setelah sempat menunggu beberapa saat akhirnya kedatangan rombongan Kemenkominfo datang tepat jam 11.33, Septriana Tangkary, SE.MM yang merupakan Direktur Pemberdayaan Teknologi Informasi sekaligus Ketua Rombongan menyampaikan rasa gembiranya mendengar sepintas pemaparan Ketua RTIK Majalengka, H. Budi V Kusnadi tentang geliat kegiatan rutin RTIK Majalengka selama ini. Hal ini semakin meyakinkannya bahwa Majalengka memang pantas di jadikan tuan rumah untuk kegiatan Festival Destika yang ke-2 setelah yang pertama di adakan di Melung (Jawa Tengah).

Kedatangan Septriana bersama rombongan memang mempunyai misi untuk mengetahui sejauhmana persiapan Majalengka berkaitan dengan kegiatan Festival Destika, juga ingin memastikan kesiapan Bupati Majalengka selaku pemangku wilayah dalam mendukung terselenggaranya kegiatan Festival Destika yang akan di adakan di Desa Tanjungsari Kecamatan Sukahaji ini.

“Wah saya sangat senang dengan pernyataan Pa Bupati, responnya cukup positif dan luar biasa.” demikian kesannya sesaat setelah di terima Bupati Majalengka, H. Sutrisno, SE.MSi di Pendopo Kab. Majalengka, 22 Agustus 2014. Bupati Majalengka, H. Sutrisno, SE. MSi memang sangat antusias setelah mendengar pemaparannya dan saat diminta untuk mendukung kegiatan Festival Destika, Bupati Majalengka ini menjawab dengan pasti bahwa ia merestui di adakannya Festival Destika di Majalengka. Kegiatan yang direncanakan berlangsung akhir September 2014 ini memang merupakan agenda Kemenkominfo bekerjasama dengan Rtik Majalengka dengan harapan mendapat dukungan pemerintah kabupaten.

Setelah merasa yakin bahwa Bupati Majalengka sangat mendukung, ibu yang masih kelihatan trengginas ini melanjutkan kunjungannya ke Sekretariat Rtik Majalengka Jalan Jati Sampay No. 36. Kunjungan mendadak ini kontan membuat kaget Papih sang tuan rumah, namun kekagetan berubah sekejap, setelah mendengar kekaguman Ibu Direktur terhadap keberadaan Rtik Majalengka yang memang sudah memiliki kesekretariatan dengan identitas kesederhanaanya berupa banner alamat dan tulisan Rtik Majalengka.

“Baru di Majalengka saya lihat hal seperti ini, setelah sebelumnya kelililing ke beberapa daerah” terangnya sumringah.

Beberapa hal kaitan dengan keberadaan Rtik sempat di bicarakan dari mulai tujuan, fungsi dan legalitas, dengan penyimpulan bahwa Rtik adalah sebuah gerakan pemberdayaan lewat teknologi informasi dan komunikasi untuk terwujudnya gerakan desa membangun dengan berlatar belakang UUD No 6 Tahun 2014 Tentang Desa.

sumber : Festival Destika 2014

Share Button