pembuat Opak Cikeusal sedang membuat OpakMAJALENGKA – Ma Uju (56) pembuat makanan tradisional Opak (terbuat dari beras ketan-red) tidak pernah membayangkan makanan tradisional khas sunda tersebut bisa sampai tembus diekspor ke negeri Jiran Malaysia.

“Awalnya ada yang kerja ke Malaysia orang sini bawa Opak, eh ternyata disuka sama orang Malaysia, dan akhirnya mengirim ratusan dus kesana,” katanya, Minggu (15/02/2015).

Ma Uju mengatakan dirinya hanya sanggup mengirim setahun sekali setiap menjelang Lebaran Idul Fitri karena keterbatasan produksi.

“Untuk pesanan ke toko-toko di pasar juga tidak dipenuhi, karena tidak terlayani, untuk memenuhi pesanan yang langsung ke rumah juga kewalahan dan konsumen harus mengantri,” ungkap Ma Uju.

Ma Uju yang membuka pabrik Opak home industri di RT 04 RW 02 Desa Cikeusal Kecamatan Talaga Kabupaten Majalengka ini menjual Opak per dus kecil Rp. 50 ribu, Dus sedang Rp. 70 ribu dan Dus Besar Rp. 150 ribu.

Terpisah Camat Talaga Hendra Krisnawan mengatakan setiap pejabat baik tingkat Kabupaten atau Provinsi apabila berkunjung ke Talaga selalu menanyakan Opak Cikeusal.

“Cuma itu harus pesan jauh-jauh hari supaya kebagian,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan H. Handi salah seorang konsumen, menurutnya setiap datang sanak saudaranya dari luar kota seperti Bandung dan Jakarta selalu meminta Opak Cikeusal.

“Bahkan saya sering mengirim beberapa dus ke Bandung dan Jakarta, karena pesanan mereka,” ungkapnya. *** (AB)

Share Button