060120091663Irigasi merupakan komponen penting bagi kegiatan pertanian di Desa Jatipamor Kecamatan Panyingkiran Kabupaten Majalengka yang sebagian besar berada di wilayah pertanian. Desa Jatipamor adalah Desa yang sebagian besar penduduknya hidup dari pertanian dengan makanan pokoknya beras produksi pertanian. Kebijakan pemerintah dalam pembangunan sangat diperlukan untuk mendukung sektor tersebut antara lain tentang pengelolaan sistem irigasi di tingkat usaha tani telah ditetapkan dalam 2 (dua) landasan hukum yaitu UU No. 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air dan Peraturan Pemerintah No. 20 Tahun 2006 tentang Irigasi.

Untuk itu, diperlukan kelembagaan khususnya P3A yang kuat, mandiri, dan berdaya sehingga pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi dapat terlaksana dengan baik dan berkelanjutan, dan pada akhirnya mampu meningkatkan produktivitas dan produksi pertanian dalam mendukung upaya peningkatan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional. Irigasi menjadi pendukung keberhasilan pembangunan pertanian dan merupakan kebijakan Pemerintah yang sangat strategis dalam pertumbuhan perekonomian nasional guna mempertahankan produksi swasembada beras. Untuk mengalirkan air sampai pada areal persawahan diperlukan jaringan irigasi, dan air irigasi diperlukan untuk mengairi persawahan, oleh sebab itu kegiatan pertanian tidak dapat terlepas dari air. 250920121568

Menurut Kepala Desa Jatipamor H. MADTAMIN (24/09/2012) irigasi sebagai suatu cara mengambil air dari sumbernya guna keperluan pertanian, dengan mengalirkan dan membagikan air secara teratur dalam usaha pemanfaatan air untuk mengairi tanaman. Pemanfaatan sumber daya air pada dasa warsa terakhir ini dirasa semakin bertambah besar, namun dibalik itu ketersediaan jumlahnya terbatas, seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan aktivitas masyarakat yang selalu meningkat, keterbatasan air bagi pertanian bukan saja terjadi pada musim kemarau, namun di musim hujanpun bisa terjadi.

Hal ini disebabkan sebagian besar air hujan yang jatuh menjadi aliran permukaan dan tidak termanfaatkan, sehingga ketersediaan air menjadi berkurang dalam skala ruang dan waktu , keterbatasan air menyebabkan berkurangnya luas tanam, jenis dan jumlah produksi pertanian. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan prioritas dan efisiensi penggunaan air. Melihat kondisi yang ada Kepala Desa Jatipamor Kecamatan Panyingkiran Kabupaten Majalengka membangun saluran irigasi (pipanisasi) sepanjang 1.300 m dengan diameter 3 inchi untuk mengairi sawah di Blok Cibogor – Gunungsari seluas ± 31 Ha.

250920121575-300x225 250920121580-300x225

 

Sumber : Desa Jatipamor

Share Button